Thursday, April 17, 2014
   
Text Size

Sejarah & Latar Belakang TWCB

PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam usaha pengelolaan obyek wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan & Ratu Boko, yang mempunyai Visi: Menjadikan Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko Sebagai World Class Cultural & Tourism Destination serta Misi: Memberikan Pelayanan Yang Memuaskan Melampaui Harapan Wisatawan. PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko melakukan pengelolaan, pemanfaatan dan pemeliharaan ketertiban serta kebersihan kawasan beserta candinya sebagai obyek dan daya tarik wisata berdasarkan petunjuk teknis Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.

PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko berdiri dengan nama PT. Taman Wisata Candi Borobudur & Prambanan, dengan akte Notaris Soeleman Ardjasasmita, SH Nomor: 19 tanggal 15 Juli 1980 beserta perubahan-perubahannya.

Dengan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 1 Tahun 1992 tentang Pengelolaan Taman Wisata Candi Borobudur & Prambanan serta Pengendalian Lingkungannya, kepada PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko diberi kewenangan penuh untuk mengelola Taman Wisata dimaksud.

Dalam perkembangannya, dengan masuknya kawasan Ratu Boko menjadi bagian dari “Taman Wisata”, maka nama Perusahaan ini menjadi PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko sesuai akte Notaris Soekeimi, SH Nomor : 123 tanggal 31 Desember 1997.

Sesuai Zonasi JICA 1979, Pemerintah RI membentuk pt. (persero) Taman Wisata Candi Borobudur dan Prambanan (dibawah koordinasi Menteri Pariwisata) yang didirikan (15 Juli 1980) dengan penugasan sebagai berikut:

a)      Melakukan pembebasan lahan Zone 2 (Zone penyangga)

b)      Membangun kembali sarana dan prasarana serta infrastruktur pengganti di Zone 3.

c)      Membangun Zone 2 sesuai Masterplan JICA 1979 dan Detail Design oleh PCI-JCP, dengan konsep tata ruang Mozaik Kontemplatif (bertujuan educatif & apresiatif), agar terjadi penyebaran pengunjung pada kawasan penyangga Zone 2 (perlindungan terhadap situs dari serbuan pengunjung/visitor management)

d)     Mengelola, menata, mengatur dan menjaga kawasan penyangga (buffering Zone) untuk kegiatan wisata, guna peningkatan Citra Destinasi Wisata dan Budaya.

Fasilitas dan Prasarana

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Categories

Arsip Berita

Powered by mod LCA

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday117
mod_vvisit_counterYesterday531
mod_vvisit_counterThis week2110
mod_vvisit_counterLast week2557
mod_vvisit_counterThis month7021
mod_vvisit_counterLast month17531
mod_vvisit_counterAll days527690

Login Form