Saturday, September 20, 2014
   
Text Size

Tingkatkan Pelestarian Candi Borobudur, Pengelola Benahi Visitor Management

 

Candi Borobudur sebagai World Class Cultural Heritage perlu dijaga kelestariannya. 

Pihak pengelola terus berupaya menjaga kelestarian dengan selalu menekankankan kebersihan di lingkungan Candi Borobudur. Hal ini dapat dilihat dengan penyediaan fasilitas bak sampah disertai himbauan yang tak kunjung henti dilakukan agar pengunjung senantiasa menjaga kebersihan diatas monument candi.

Setidaknya puluhan unit bak sampah ditempatkan di beberapa titik diatas candi, sehingga memudahkan akses pengunjung untuk membuang sampah. Petugas diatas monument candi juga siap siaga menjaga, mengamankan sampah yang tak sengaja tercecer, dibuang kedalam bak sampah. Selain itu, pihak pengelola juga terus memberikan peringatan berupa larangan bagi pengunjung yang memanjat bahkan naik keatas stupa. Hal ini untuk tetap menjaga konstruksi batu candi utamanya pasca bencana erupsi Merapi setahun silam.

            Sejak lantai 8, 9 & 10 Candi Borobudur dibuka kembali pada 22 September 2011 lalu, pengaturan jumlah pengunjung yang naik ke tiga lantai teratas tersebut mulai dibatasi. Pengunjung dibatasi sejumlah 82 orang dalam waktu maksimal 15 menit secara bergantian. Hal ini diberlakukan untuk menjaga kelestarian Candi Borobudur terutama pasca bencana erupsi Merapi. Hingga saat ini Candi Borobudur masih terus menerus melakukan kegiatan recovery.

            Terkait berbagai hal yang disampaikan UNESCO, pengelola Taman Wisata Candi Borobudur akan melakukan upaya-upaya filterisasi lebih ketat lagi, terutama pengaturan bagi pengunjung yang membawa makanan ataupun minuman dalam volume besar. Pengelola akan menyediakan jasa penitipan barang di sekitar pos sarungisasi untuk menitipkan makanan/minuman pengunjung dalam jumlah besar. Hal ini tak bermaksud mengekang dan membatasi kebebasan berwisata pengunjung, tapi semata-mata sebagai sebuah bentuk pelestarian & penghargaan terhadap Candi Borobudur sebagai World Class Cultural Heritage dan upaya pelestariannya. “Harapan kami, Candi Borobudur dapat tetap menyandang predikat Warisan Budaya Dunia, sebuah amanah yang selayaknya kita jaga bersama”, kata Pujo Suwarno, Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur.

Fasilitas dan Prasarana

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Categories

Arsip Berita

Powered by mod LCA

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday230
mod_vvisit_counterYesterday492
mod_vvisit_counterThis week2622
mod_vvisit_counterLast week2859
mod_vvisit_counterThis month8473
mod_vvisit_counterLast month16039
mod_vvisit_counterAll days575546

Login Form